28 Jun 2009

Pengalaman di batam

banyak hal yang pernah terpikir di dalam benak saya selama ini, namun dalam kesempatan ini saya ada sedikit pengalaman yang dapat dan mungkin bisa saya share kepada para pembaca.pengalaman ini terjadi pada awal bulan juni 2009, saya berada di batam sejak bulan september 2005, cerita ini berawal dari pengalaman saya mengantar abang saudara pulang ke bagan siapi api, jam 6 pagi kami sudah beranjak dari windsor ke sekupang menggunakan taxi dengan harga lumayan tinggi Rp.35.000.- karena kami booking langsung agar tidak telat sampai ke tujuan. singakat cerita setelah mengantar keberangkatan jam 7:15 saya mencari kendaraan untuk pulang ke rumah. saya berjalan ke pinggir jalan dan terlintas untuk mencoba naik busway ke rumah. baru saya tau jika harga busway murah abis..... hanya Rp.3000.- untuk 1 kali perjalanan dan berlaku untuk umum. sementara ongkos yang di patok untuk pelajar hanya Rp.1500.- dalam perjalanan dalam hati saya merasa geli hati, setelah hampir 4 tahun saya berada di batam baru kali ini naik busway dan ternyata asyik juga.... kemudian saya sedikit mengenang banyak kejadian pendatang dari luar batam yang merasa ongkos taxi mahal jika diambil dari terminal, padahal jika ada pemberitahuan di terminal dapat mempermudah pengunjung untuk mendapatkan transportasi yang murah dan nyaman. Busway jika dilihat pada kota batam sendiri sekarang ini masih kurang memadai, selain adanya kendaraan yang mesin nya sudah berumur dan jumlah nya juga masih sedikit sehingga waktu berada di halte lumayan lama menunggu untuk sebuah trayek transportasi. semoga pengalaman saya ini dapat menjadi informasi yang menjadi alternatif pilihan transportasi yang murah dan aman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar